Rakor Strategis RPATA CSR 2025–2026: Akselerasi Konstruksi Dukung Ketahanan Pangan
KOTA JAMBI – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Jambi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pengawalan RPATA CSR 2025, SID 2026, serta percepatan konstruksi Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun 2026 di Aula Agro Modern BRMP Jambi, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini dihadiri Tenaga Ahli Menteri Pertanian Ir. Hendri Gunawan, CESA, Kepala Dinas TPHP Provinsi Jambi Ir. Rumusdar, Direktur Wilayah Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., Kepala LIP Kelas I Palembang Dr. Yong Farmanta, S.P., M.Si., serta perwakilan Kabupaten Bungo, Batanghari, dan Sarolangun sebagai lokasi pelaksana.
Dalam arahannya, Direktur Wilayah BRMP Jambi menegaskan pengawalan RPATA CSR 2025 dan persiapan SID 2026 harus berbasis progres riil dengan target capaian krusial tuntas sebelum 31 Maret 2026. Rakor difokuskan pada pemetaan perkembangan, identifikasi kendala teknis dan administratif, serta percepatan penyelesaian agar konstruksi dan pengolahan lahan berjalan tepat waktu. Tenaga Ahli Menteri Pertanian memaparkan tahapan utama CSR 2026, mulai dari pembersihan lahan, perataan tanah, pembuatan pematang, pembangunan jaringan tata air mikro dan jalan usaha tani, hingga pengolahan tanah sebagai fondasi produktivitas lahan.
Rapat juga menekankan pentingnya disiplin pelaporan progres dan kesiapan penyedia sesuai tenggat yang ditetapkan, serta penguatan komitmen pemerintah daerah dalam menyelesaikan SID dan percepatan tanam. Melalui koordinasi lintas sektor yang solid, program RPATA dan CSR 2026 di Provinsi Jambi diharapkan berjalan efektif, terukur, dan berkontribusi nyata terhadap peningkatan produksi serta ketahanan pangan nasional. (ASP)